Satu Kejahatanku Terhadap Ayah

Aku iri dengan dirinya. Apapun permintaannya selalu saja dituruti oleh ayahnya. Baru saja tiga hari yang lalu, ayahnya telah memenuhi keinginan Nur memiliki sebuah Blackberry. Masih teringat jelas ketika sebulan yang lalu, Nur bergelayut di kaki ayahnya yang sedang duduk di sofa merengek dibelikan sebuah laptop. Benar saja, ayahnya menyanggupinya dalam waktu tiga hari. Seringkali ku memergoki atau mendengarkan kisah sahabatku tentang ayahnya yang royal. Tokohnya pun tidak melulu tentang Nur, tetapi bergantian antara adik perempuannya, kakak laki-lakinya, dan ibunya. Baru saja, aku mendengarkan kisah bahagianya lagi. Hari ini Nur mendapatkan sepeda motor baru.

Kini aku menatap punggung ayahku yang sedang makan di meja makan kayu itu. Setiap ku melihat ayahku, entah mengapa yang terpikirkan adalah “seandainya ayahku adalah ayahnya Nur”. Angan-anganku memanjang menembus waktu dan rasa penghormatanku. Tanpa sadar aku masuk ke kamar melewati dirinya tanpa salam dan cium tangan, Ku banting pintu kamarku, “brak!”, dan kurebahkan badanku ke kasur hingga tertidur.

Entah mengapa pagi ini Handphone bututku berteriak tanpa henti. Dengan mata tertutup ku tempelkan Handphone di telingaku. Seketika mataku terbelalak dan dengan seksama mendengarkan kata perkata yang agak samar oleh tangisan histeris.

Innalillahi wa innailaihirroji’un. Ternyata ayah Nur ditahan oleh Kepolisian RI dengan dugaan korupsi senilai satu miliar rupiah di kantornya. Entah, airmataku mengalir begitu saja…

Aku menangis…
Aku menangis bukan karena ayahnya, tapi aku menangis karena ayahku.
Aku menangisi diriku yang tidak mensyukuri keberadaan ayahku dan jerih payahnya………
Allohu Robbi, hamba mohon ampun…
Sayangi ayah dan ibuku sebagaimana mereka menyayangiku..
Aamiin Allohumma aamiin

———————————————————————————————————————-
———————————————————————————————————————-
* dalam rangka mengikuti lomba FF mbak Intan

***** itu karyaku di blog yang sebelumnya lhooo, ditulis pada tanggal 17 Agustus 2010 ^_^ ga sengaja nemuin sisa-sisa blog lama (yang sudah lama hilang dimusnahkan oleh programer penciptanya sendiri) yang terekam di email. Ceritanya lagi ngebersihin email-email lama 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s