Mengeruk Doa dari Orang Tua

Berbuat baiklah kepada kedua orang tua mu, itu kewajiban Agama, bukan sekedar balas kasih atau balas jasa. Tapi jauh dari itu, sesungguhnya memperlakukan kedua orangtuamu dengan baik adalah kebutuhanmu sebagai seorang manusia. Manusia yang berhatinurani. Manusia yang berakal.

Dari orang tua kau membutuhkan kasih-Nya, ke-ridhoan-Nya, balasan syurga-Nya, dan semua keinginan-keinginanmu yang mungkin menurutmu mustahil terkabul. Doa orangtua kepada anaknya tidak terhijab tuan dan nyonya. Tidak ada yang menandingi terbuka lebarnya hijab “makbulitas” doa selain orang tua kita sendiri. Apapun yang engkau inginkan, sampaikan lah kepada mereka. Jangan engkau pendam sendiri, berikan kepadanya proposal hidupmu, izinkan mereka memunajatkan kepada Tuhan kita semua. InsyaAllah,.Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Lalu, bagaimana agar orang tua mau memunajatkan doa-doa kita? Dengan akhlak kita tuan dan nyonya. Semakin baik akhlak kita kepada orang tua, semakin hijab itu terbuka lebar, bahwa Allah melihat kebaikan diri kita terhadap orang tua. Sebaliknya, semakin buruk akhlak kita, bagaimana orang tua akan memunajatkan doa-doa kita, pun di Mata Allah, bagaimana mungkin Allah akan mengabulkan doa-doa orang-orang bertabiat buruk kepada wali ridho-Nya (Ridho Allah adalah Ridho Orang Tua Red) ?

Mari tuan dan nyonya, mengeruk doa dari orang tua dengan akhlak baik (akhlakul karimah) kita. Selagi mereka bernafas, bersama kita…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s